Sabtu, 11 Maret 2017

Arti Sebuah Nama

Waktu kecil dulu, kita pasti sering mengajukan pertanyaan kepada orang tua kita atau orang dewasa lain yang kita temui. Mulai dari menanyakan nama benda, hewan, tumbuhan dan apapun yang kita lihat. Rasa ingin tau itu begitu besar sampai-sampai terkadang orang yang kita tanyakan malas untuk menjawabnya. Saya jadi teringat oleh pertanyaan saya waktu masih di bangku sekolah dasar.

Waktu itu saya melihat mobil ambulance terparkir di depan sekolah. Saya yang saat itu pertama kali melihat mobil ambulance, langsung fokus melihat detail mobil itu. Dari situ saya melihat tulisan di depan ambulance yang ditulis terbalik. Sontak saya pun langsung bertanya kepada Ayah yang kebetulan sedang mengantar saya ke sekolah. 
"Yah, kok tulisan di mobil ambulance itu terbalik sih?" tanya saya penasaran. 
"Tulisan di mobil ambulance memang sengaja dibuat terbalik agar jika dilihat dari kaca spion tulisannya dapat dibaca dengan mudah," jelas Ayah.
"Masa sih Yah?" Aku masih belum percaya
"Ayo sini kita buktikan kalau kamu masih belum percaya" ajak Ayah. Akhirnya Ayah mengajak saya untuk melihat ke kaca spion Ayah. Ternyata benar jika di lihat dari kaca spion maka tulisan ambulance yang tadi terbalik dapat dibaca jelas.

Dari situ saya mengerti bahwa pemberian nama pada suatu benda,  tumbuhan,  hewan bahkan manusia memiliki arti penting baik secara tersirat maupun tersurat.

Saat di bangku SMP kita juga pernah mempelajari tentang klasifikasi tumbuhan dan hewan. Bagaimana cara memberikan nama pada tumbuhan dan hewan,  apa arti nama yang diberikan, dan apa bahasa latinnya atau bahasa ilmiahnya yang sering kali membuat lidah terpeleset saat menyebutkannya. Seperti: Artocarpus heterophyllus (Nangka).  Nama nangka yang begitu mudah kita ucapkan mengapa harus memiliki nama ilmiah yang susah? Ternyata eh ternyata pemberian nama pada tumbuhan dan hewan bukan hanya asal-asalan semata.

Pemberian nama pada tumbuhan dan hewan dilihat dari jenis,  ciri, dan habitatnya.  Atau bisa juga  berdasarkan urutan taksonnya seperti kingdom,  divisi,  kelas,  ordo,  famili,  genus dan spesies. Sebuah nama adalah gambaran dari diri kita sehingga orang lain dengan mudah mengidentifikasinya.  Misalnya pada tumbuhan, saat kita menyebutkan padi pasti orang bisa langsung menembak dan menyebutkan ciri-ciri tumbuhan padi. Pun pada manusia, mengapa manusia harus memiliki nama karna manusia itu "unik" berbeda satu dengan yang lainnya bahkan anak yang terlahir kembar pun tidak akan sama.

Pemberian nama pada manusia juga didasarkan dari jenis kelamin misalnya untuk anak perempuan biasanya menggunakan nama-nama yang menunjukkan kelembutan, cantik, dan anggun seperti nama bunga (mawar, melati, anggrek dan lain-lain), atau nama ratu terkemuka (Balqis, Elizabeth dll). Sedangkan untuk nama anak laki-laki biasanya menggunakan nama yang gagah, keren dan kelakian bang7et misalnya (Guntur, Bagaskoro, Perkoso dll). Tapi, tak jarang juga ada anak laki-laki yang menggunakan nama anak perempuan seperti Nurul, Eka, Afriyana dll. 

Selain untuk mengidentifikasi,  nama juga merupakan doa dan harapan.  Setiap orang tua, keluarga bahkan kerabat pasti memiliki harapan untuk memberikan nama yang baik bagi anak-anaknya. Karna bisa jadi lewat nama tersebut doa dan harapan orang tua dapat tercapai. 







3 komentar: